Jumat, 16 November 2012

smartphones

Seringkali, saat berbelanja
ponsel cerdas (smartphone)
ataupun ingin melakukan
upgrade kapasitas
penyimpanannya, kita
dibingungkan oleh istilah- istilah kecepatan baca tulis
pada kartu media
penyimpanan (memory card)
yang dijual ataupun tersedia
di pasaran. Dari mulai kartu
Micro SDHC tanpa embel- embel tulisan selain merek dan
ukuran kapasitas, hingga
yang ada penambahan tulisan
Class 2, Class 4 hingga Class
10. Memang tidak semua ponsel
cerdas memerlukan upgrade
kartu media penyimpanan
data, seperti contohnya
Nokia E7 Communicator,
Galaxy Nexus, Lumia 800/900, Nokia N9, iPhone.
Namun lebih banyak ponsel
cerdas di pasaran yang
memerlukan ruang media
penyimpanan tambahan,
apakah sekedar untuk menyimpan foto-foto, video
klip, koleksi musik dan lain
sebagainya termasuk data. Pada hakekatnya, penunjukan
kelas pada kartu media
penyimpanan lebih menunjukan
kepada kelas kecepatan baca
tulis rata-rata yang dicapai
oleh kartu media penyimpanan tersebut. Detailnya sebagai
berikut: Class 2 untuk kecepatan
transfer minimal 2MB/s
dengan rata-rata transfer
2.34MB/s
Class 4 untuk kecepatan
transfer minimal 4MB/s dengan rata-rata transfer
4.69MB/s
Class 6 untuk kecepatan
transfer minimal 6MB/s
dengan rata-rata transfer
7.03MB/s Class 10 untuk kecepatan
transfer minimal 10MB/s
dengan rata-rata transfer
14.6MB/s Selain kelas kecepatan, hal
lain yang juga kadang-
kadang perlu diperhatikan
adalah kapasitas media
penyimpanan, dalam hal
menjadi penting, karena tidak semua telfon selular
mendukung media
penyimpanan berkapasitas
besar, pada beberapa model
lama, ada yang hanya
mendukung hingga kapasitas 16GB, malahan beberapa
model telefon selular lama ada
yang hanya mendukung
hingga kapasitas 4 ataupun
8GB. Jadi kalau membeli
kapasitas media penyimpanan hingga 32GB sementara jenis
memory SDHC yang didukung
tidak bisa hingga full 32GB
tentu menjadi masalah. Begitu juga mengenai ukuran
kartu, seringkali orang salah
kaprah antara kartu media
penyimpanan SDHC untuk
kamera dengan yang
kebanyakan dipakai untuk telefon selular. Kebanyakan
telefon cerdas maupun
telefon selular pada umumnya
menggunakan kartu media
penyimpanan jenis Micro SDHC
(atau MicroSD untuk ponsel model lama). Sementara
kamera yang biasa dipakai
untuk fotografi kebanyakan
menggunakan jenis SDHC
ukuran besar. Lantas dengan perbedaan-
perbedaan kelas kecepatan,
ukuran, dan lain sebagainya,
apakah ada tips yang perlu
diperhatikan oleh para calon
pengguna / pembeli kartu media penyimpanan? Berikut beberapa tips penting
yang harus diingat: Pada pemakaian biasa /
normal untuk peyimpanan
aplikasi, data, foto ukuran di
bawah 8Mpix dan Video max
720p dengan bitrate rendah
(kelas youtube) maka pemakaian hingga MicroSDHC
Class 4 adalah yang paling
optimum, karena bedanya
dengan kelas 6 hingga 10
tidak terlalu signifikan. Untuk penyimpanan data
yang sangat besar, Video
720p High Bitrate, Video
1080p, foto-foto di atas
8Mpix dengan kualitas tinggi
(kompresi minim) maka pemakaian media
penyimpanan kelas 10 atau
setidaknya kelas 6 menjadi
sangat signifikan. Itu sebabnya, jika anda
sangat sensitif terhadap
harga, dan mengutamakan
kualitas dan daya tahan,
pilihlah media penyimpanan
sesuai dengan kebutuhan, dan pilih dari jenis yang terbaik.
Artinya, meskipun hanya
memakai Micro SDHC Class 4
namun jika sesuai dengan
kebutuhan dan memakai dari
jenis yang baik ataupun mereknya cukup dikenal baik
akan kualitasnya, maka
hasilnya akan optimal. Semoga bermanfaat.